Pages

Ads 468x60px

iklan

iba dzig

Sabtu, 28 April 2012

Situs Pemerintah Kota Depok

Situs Pemerintah Kota Depok

Link to Portal Berita Resmi Pemerintah Kota Depok

Sambutan Walikota pada Hari Jadi ke-13 Kota Depok

Posted: 27 Apr 2012 09:19 PM PDT

Dalam sambutan berkaitan dengan hari jadi ke-13 Kota Depok, Walikota mengucapkan atas nama Pribadi dan Pemerintah Kota Depok juga masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pendahulu, sesepuh maupun seluruh pemimpin Kota Depok yang telah merintis, membangun, dan mengabdikan diri bagi pembangunan Kota Depok sehingga kemajuannya dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Depok saat ini.

Berdasarkan Perda Nomor 13 Tahun 2011 Depok mempunyai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahap Kedua dengan visi "Terwujudnya Kota Depok Yang Maju dan Sejahtera".  Diharapkan melalui RPJMD tahap II ini akan melahirkan tekad yang kuat kita bersama seluruh warga Depok untuk memantapkan diri sebagai kota yang makin maju dalam hal pelayanan publik dan semakin mensejahterakan masyarakat di Kota Depok. Arahan pembangunan Kota Depok dalam RPJMD Tahap II menurut dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Depok Tahun 2005 – 2025  (Perda No.1 Tahun 2008) adalah:
·           Peningkatan pelayanan di atas standar SPM;
·           Pengembangan kompetensi SDM;
·           Pengembangan produk dan jasa unggulan, serta;
·           Pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur sektor unggulan.

Arahan pembangunan tersebut selain sebagai referensi kebijakan, juga diharapkan mampu menjawab isu-isu pembangunan dan pemerintahan.
Berdasarkan telaahan terhadap isu-isu pembangunan pada skala nasional, regional dan Kota Depok, terdapat isu-isu strategis pembangunan Kota Depok yang menjadi prioritas dalam RPJMD Kota Depok Tahap II yang dikelompokkan dalam 4 (empat) klaster isu strategis Pembangunan Kota Depok, yakni :
1.      Kemampuan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pelayanan, meliputi 2 hal yaitu:
a.    Kualitas pelayanan dan
b.    Reformasi birokrasi.
2.      Kinerja perekonomian Kota Depok berbasis pada kemampuan lokal, meliputi 4 hal yaitu:
a.    Produk dan infrastruktur ekonomi unggulan;
b.    Kemiskinan dan kesempatan kerja;
c.    Iklim investasi dan usaha untuk daya saing ekonomi dan
d.    Industri Kreatif.
3.      Ketersediaan sarana/prasarana dan infrastruktur pemukiman, meliputi 4 hal yaitu:
a.    Infrastruktur jalan dan kemacetan kota;
b.    Banjir dan ketersediaan air bersih;
c.    Tata ruang kota dan lingkungan hidup;
d.    Persampahan.
4.      Kualitas SDM (sumber daya manusia) sebagai modal dasar pembangunan kota, meliputi 5 hal yaitu:
a.    Kompetensi  sumber daya manusia.
b.    Pendidikan.
c.    Kesehatan.
d.    Peran serta Masyarakat
e.    Budaya positif, kreatif dan produktif.

Sebagai penjabaran visi "Terwujudnya Kota Depok Yang Maju dan Sejahtera" tersebut, telah ditetapkan misi pembangunan Kota Depok tahun 2011-2016, yaitu:
1.         Mewujudkan pelayanan publik yang profesional berbasis teknologi informatika dan komunikasi;
2.         Mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal;
3.         Mewujudkan infrastruktur dan lingkungan yang nyaman;
4.         Mewujudkan Sumber Daya Manusia unggul, kreatif dan religius.
Misi-misi tersebut diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di Kota Depok selama ini dan dapat memenuhi kebutuhan warga kota. Potensi permasalahan pembangunan daerah pada umumnya timbul dari kekuatan yang belum didayagunakan secara optimal, kelemahan yang belum bisa diatasi, peluang yang tidak dimanfaatkan, dan ancaman yang tidak diantisipasi. Untuk itu diperlukan arah kebijakan dan strategi untuk menjalankan misi-misi tersebut.
Arah kebijakan dan strategi pencapaian misi pertama adalah:
1.        Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sarana prasarana, serta pelayanan secara transparan, terstandarisasi dan berbasis pada teknologi informasi;
2.        Meningkatkan peran dan fungsi legislatif, sarana prasarana pemerintahan, kualitas kelembagaan dan tatalaksana, perencanaan, pengawasan, pengendalian, evaluasi dan pelaporan;
3.        Meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset;
4.        Meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa;
5.        Meningkatkan penataan produk hukum, kapasitas kecamatan dan kelurahan;
6.        Meningkatkan kerjasama daerah dan pelayanan pertanahan;
7.        Meningkatkan keterbukaan informasi publik dengan mendayagunakan  teknologi informasi;
8.        Mengoptimalkan pelayanan kependudukan;
9.        Meningkatkan penegakan perda dan kesadaran masyarakat terhadap hukum;
10.    Meningkatkan kualitas penanggulangan bencana alam, sosial dan kebakaran.

Kebijakan pembangunan lima tahun kedepan menitikberatkan terbentuknya  Depok Cyber City, Depok Tertib Unggul, Depok Kota Bersih Hijau dan Depok Kota Layak Anak. Depok Cyber City akan mencoba mewujudkan jaringan infrastruktur yang menghubungkan seluruh kantor pemerintahan untuk memberikan kemudahan dan kelancaran komunikasi berbasis TI (Teknologi Informatika). Kita juga akan mencoba untuk mewujudkan sistem pelayanan publik berbasis mobile application yang berarti berbagai informasi pelayanan publik seperti prosedur perijinan dan pelayanan dapat diperoleh dengan sarana mobile seperti handphone dan lain-lain, "tuturnya.

Walikota menambahkan Selama 13  tahun membangun, alhamdulillah Depok telah menunjukkan perkembangan yang cukup pesat, hal ini ditandai dengan semakin bertambahnya fisik prasarana kota, lokasi-lokasi pengembangan ekonomi, maupun tempat-tempat sosial kemasyarakatan. Berbagai perkembangan pembangunan dan pemerintahan juga menunjukkan kecenderungan positif dari tahun ke tahun. Rekor Dunia Penyelenggaran event makan makanan lokal non beras (One Day No Rice/ODNR) dengan peserta terbanyak, pada 22 April 2012 lalu  telah dilakukan.
Agar tdk salah pengertian Gerakan ODNR mempunyai beberapa tujuan:
1.        Evaluasi Kecukupan Gizi pribadi agar tidak kegendutan dan kekurusan tapi cukup;
AKG (Angka Kecukupan Gizi) sekitar 2350-2700 kcal/hari)
b. PPH (pola pangan harapan) 2350 s/d 2700 kcal yg dikonsumsi proporsinya sbb: karbo (55), protein (20), dan lemak (25)
2.    Tidak mengharamkan makan nasi dan tidak menghentikan usaha Pemerintah untuk menggalakkan tanam padi (intensifikasi dan ekstensifikasi) atau usaha Pemerintah meningkatkan produksi padi nasional
3.    Mengurangi makan nasi yaitu dengan menu lain tetap dijaga (lauknya) hanya sumber karbohidratnya diganti produk lokal nonberas
4. Meningkatkan konsumsi produk karbohidrat lokal non beras antara lain pisang, sukun, sagu, ubi jalar, singkong, jagung, talas, gadung, gembili, garut, ganyong).
Sedangkan esensi dari ODNR tersebut adalah :
1.        Cara cerdas hidup sehat
2.        Merajut kembali kedaulatan pangan nasional
3.        Langkah strategis memantau ketahanan nasional
Diperlukan rancangan konsep yang matang dan rencana tindak yang jelas serta detail, supaya program dan kegiatan unggulan dapat diimplementasikan dengan sebaik-baiknya. Berbagai pihak terkait harus saling berkoordinasi dan menyepakati terhadap program unggulan maupun program prioritas pembangunan lainnya. Memang tidak mudah merumuskan dan menyepakati prioritas program dengan stakeholder kota yang sangat beragam, apalagi dengan segala keterbatasan sumber daya yang ada.  Namun kesulitan tersebut dapat berkurang bila kita mampu untuk terus mengembangkan rasa memiliki kota ini sehingga menjadi energi positif bagi pembangunan, bukan sebaliknya menjadi beban. Energi positif dapat dibangkitkan melalui tiga sikap dalam diri kita, yaitu:
·           Bersyukur terhadap berbagai anugerah yang diberikan Allah SWT kepada kita;
·           Selalu bersikap dan  bertindak positif;
·           Memberikan yang terbaik yang bisa kita lakukan, " tutup Beliau.
 

 

 

Kepala Bagian
Humas dan Protokol
Setda Kota Depok
Diah Sadiah, S.Sos.MSi

Sambutan Walikota pada Hari Jadi ke-13 Kota Depok adalah berita dari : Situs Pemerintah Kota Depok

Sambutan Mendagri dalam HUT 50 Satuan Perlindungan Masyarakat

Posted: 27 Apr 2012 09:15 PM PDT

 Walikota membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri pada Hari Ulang Tahun ke-50 Satuan Perlindungan Masyarakat, adapun sambutan tersebut sebagai berikut  :

Peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Perlindungan Masyarakat kali ini mengambil tema "Satuan Perlindungan Masyarakat Siap Mengemban Tugas Dalam Membantu Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana". Tema ini sangat tepat dan strategis bila dikaitkan dengan eksistensi Satlinmas selama ini, dengan peran dan fungsi yang strategis tersebut, pemerintah tetap memiliki komitmen yang tinggi terhadap potensi Satlinmas agar dapat terus berdaya guna dan berhasil guna bagi masyarakat banyak dalam menunjang program pemerintah. Tema kali ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta Satuan Perlindungan Masyarakat dalam salah satu bidang tugasnya yaitu membantu Pemerintah dalam penanggulangan bencana. Penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggungjawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah saja, tapi juga seluruh komponen serta lapisan masyarakat. Partisipasi masyarakat selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menjamin suksesnya penyelenggaraan penanggulangan bencana. Salah satu tugas penting Satuan Perlindungan Masyarakat adalah ikut melakukan segala usaha dan kegiatan melindungi dan menyelamatkan masyarakat terhadap bencana, sehingga dapat membatasi /memperkecil jatuhnya korban serta mengurangi penderitaan masyarakat mengingat bencana baik bencana alam maupun bencana akibat ulah manusia dapat menimbulkan korban jiwa dan harta benda serta kerusakan alam atau lingkungan, dalam mengantisipasi dan menanggulangi kemungkinan terjadinya bencana, perlu dibekali pengetahuan dan kemampuan Kewaspadaan Dini sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2008 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah, agar anggota Satuan Perlindungan Masyarakat mempunyai kepekaan, kesiagaan dan antisipasi dalam menghadapi segala potensi dan indikasi timbulnya bencana. Satuan Perlindungan Masyarakat dapat difungsikan menjadi garda terdepan bagi pemerintah daerah dalam membantu mengurangi resiko ditimbulkan akibat bencana alam, non alam, maupun bencana sosial, untuk mewujudkan hal tersebut tentunya diperlukan peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia aparat Satuan Perlindungan Masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan secara berkala sesuai dengan kebutuhannya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No.362/4396/SJ tanggal 11 Desember 2009 tentang Pemberdayaan Satuan Perlindungan Masyarakat Dalam Membantu Kegiatan Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor, telah meminta para Gubernur, Bupati/Walikota yang wilayahnya rawan bencana agar memerintahkan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang membawahi Perlindungan Masyarakat se-optimal mungkin dalam membantu program yang dimaksud.

Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya meminta perhatian beberapa hal sebagai berikut :
1.    Pemerintah Daerah agar dapat meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia Aparat Satuan Perlindungan Masyarakat sehingga menjadi profesional dalam mengemban tugasnya dilapangan khususnya dalam membantu penanggulangan bencana.
2.    Memberdayakan Aparat Satuan Perlindungan Masyarakat lebih kepada tugas pokok dan fungsi utama yang dimilikinya.
3.    Mempersiapkan Satuan Perlindungan Masyarakat sebagai mobilisan yang sewaktu-waktu siap untuk dimobilisasi sebagai komponen cadangan negara.
4.    Senantiasa menjalin dan meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang sinergis dengan instansi terkait serta lembaga masyarakat lain dalam melaksanakan tugas pokok Satuan Perlindungan Masyarakat.

Demikianlah sambutan Mendagri Gamawan Fauzi yang dibacakan oleh Walikota Depok. Atas nama Pemerintah Walikota mengucapkan selamat berulang tahun ke-50, "Dirgahayu Satuan Perlindungan Masyarakat" Selamat bertugas, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa  memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua, Amin.

Sambutan Mendagri dalam HUT 50 Satuan Perlindungan Masyarakat adalah berita dari : Situs Pemerintah Kota Depok

Upacara Peringatan Hari Jadi ke-13 Kota Depok

Posted: 26 Apr 2012 10:10 PM PDT

Jum`at, 27 April 2012
Press Releas

UPACARA PERINGATAN HARI JADI KE- 13 KOTA DEPOK TAHUN 2012 DIRANGKAIKAN DENGAN PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KE-50 SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT

Bertempat di lapangan upacara Balaikota Depok, Jum`at, 27 April 2012 berlangsung  Upacara Peringatan HUT Ke-13 Kota Depok dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun ke-50 Satuan Perlindungan Masyarakat. Upacara HUT ke-13 Kota Depok mengangkat tema "Dengan semangat hari jadi ke-13 Kota Depok kita capai Depok kota layak anak, bersih, tertib dan religius”. Acara ini dihadiri oleh Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPRD Kota Depok, Wakil Walikota Depok beserta Istri, Walikota/ Bupati Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Tanggerang Selatan, Kota Jakarta Selatan, Kota Bekasi atau yang mewakili, Segenap Unsur Muspida Kota Depok beserta istri, Para Pejabat Sipil, TNI dan POLRI, Sekretaris Daerah Kota Depok serta Para Kepala OPD Se-Kota Depok beserta jajaran, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok dan jajaran pengurus, Para Mantan Walikota, Mantan Wakil Walikota dan Mantan para Pejabat Kota Depok, Para Sesepuh, Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Partai Politik, Organisasi Masyarakat, Tokoh Wanita dan Tokoh Pemuda Kota Depok. Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il bertindak selaku inspektur upacara pada acara ini.

Upacara peringatan ini berlangsung meriah dengan penampilan kesenian angklung dari SMA N 1 Kota Depok, dan nyanyian Mars Kota Depok oleh Paduan suara Ikatan Keluarga Dewan Kota Depok. Pembacaan sejarah singkat Kota Depok oleh Ketua DPRD Kota Depok menambah hikmatnya upacara.

Upacara Peringatan Hari Jadi ke-13 Kota Depok adalah berita dari : Situs Pemerintah Kota Depok

Dirgahayu ke-13 Kota Depok

Posted: 26 Apr 2012 09:25 PM PDT

Pembukaan Festival Kuliner Industri Kreatif Kota Depok 2012

Posted: 26 Apr 2012 09:02 PM PDT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text

Sample Text